Rock Fishing Competition, Tahap Awal Promosi TWA Tunak

by Emen Ardiansyah

Genpilomboksumbawa.com, Lombok Tengah – Dinas Pariwisata Provinsi NTB dan Balai KSDA provinsi NTB begitu serius dalam melakukan pengembangan terhadap kawasan Taman Wisata Alam (TWA) Tunak. Hal ini terlihat dari adanya kegiatan Rock Fishing dan juga lomba olahan hasil laut yang juga merupakan rangkaian dari kegiatan Bulan Pesona Lombok Sumbawa (BPLS) 2017.

Tunak Rock Fishing Competition merupakan rangkaian ketiga dari BPLS 2017, setelah sebelumnya telah berlangsung pelaksanaan event Lombok Sumbawa Night Festival di Kota Mataram.

Meskipun baru pertama kali diadakan, tercatat terdapat 373 pemancing yang mengikuti kegiatan memancing di kawasan laut TWA Tunak ini. Seperti yang disampaikan oleh Bapak Widada selakuk ketua Balai KSDA NTB dalam laporannya, “Meskipun ini merupakan event yang pertama, tapi kami dari panitia mencatat sekitar 373 orang ikut terlibat dalam perlombaan ini”, ucap beliau dengan penuh bangga.

Diadakannya perlombaan memancing di kawasan TWA Tunak ini merupakan salah satu bentuk keseriusan pemerintah dalam mengelola kawasan TWA Tunak yang mana dalam hal ini pemerintah diwakili oleh Balai KSDA sebagai penanggung jawab atas TWA Tunak dan Dinas Pariwisata Provinsi NTB selaku pendukung yang akan menjadikan kawasan TWA Tunak sebagai salah satu destinasi pariwisata di Lombok Tengah.

Keseriusan inipun terbukti dengan terjalinnya kerjasama antara Balai KSDA NTB dengan Pemerintah Korea Selatan yang nantinya akan membantu dalam mengembangkan TWA Tunak.

Terdapat beberapa hal yang akan dihadirkan di kawasan TWA Tunak dalam perencanaannya. Kawasan ini direncanakan akan dijadikan Pusat ekologi kupu-kupu yang saat ini tercatat ada 52 jenis kupu-kupu yang akan memberikan warna di pusat ekologi yang direncanakan akan segera hadir pada tahun 2018 mendatang.

Untuk itu Kepala Dinas Pariwisata NTB dalam sambutannya menjelaskan beberapa rencana yang telah difikirkannya, “kami dari dinas pariwisata siap membantu melakukan promosi untuk kawasan ini. Masa depan Tunak ini sangat baik, kawasan ini sangat dekat dengan kawasan mandalika yang ke depannya nanti akan menjadi pusat perhatian dunia. Pelaksanaan event kita ini meskipun baru yang pertama kali berlangsung di kawasan ini tapi kami (dinas pariwisata) sangat berharap kepada Balai KSDA agar mampu mengelolanya dengan baik, karena ini juga bagian dari destinasi wisata kita”, ucap Pak Faozal.

Rangkaian kegiatan yang berlangsung pada minggu (20/08) sangat menarik perhatian masyarakat yang memilik hobi dalam memancing, karena meskipun lokasi TWA Tunak masuk kategori jauh, buktinya pada hari itu TWA Tunak begitu ramai dikunjungi.

Kegiatan semakin menarik dan para peserta semakin riuh ketika kegiatan memasuki tahap pengumuman hasil lomba dan sekaligus penyerahan hadiah. Kategori yang dilombakan dalam Rock Fishing ini adalah kelas utama kakap merah, kelas tambak dan umum. Selanjutnya kegiatan dilanjutkan dengan lomba sajian olahan laut.

You may also like

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.