PetualanganPulau Sumbawa

Keseruan River Tubing di Ai Kele, Desa Marente, Kec.Alas, Sumbawa Besar

Ada yang pernah ke Desa Marente ?

Desa ini terletak di Kecamatan Alas, Sumbawa Besar. Kurang lebih 5 kilometer dari jalan utama Kota Alas yang menghubungkan Pelabuhan Pototano dengan Sumbawa Besar. Untuk menuju desa ini, kita hanya membutuhkan waktu 15 menit saja dari terminal Kota Alas ke arah timur menggunakan motor atau mobil. Bagi yang menggunakan jasa transportasi umum, bisa turun di perempatan Terminal Kota Alas kemudian melanjutkan perjalanan menggunaka jasa ojek menuju Desa Marente. Kondisi jalan sudah bagus, nyaman dan aman.

Desa Marente merupakan pintu gerbang menuju Air Terjun Agal, air terjun tertinggi di Pulau Sumbawa saat ini. Selain Air Terjun Agal, daya tarik dari desa ini yaitu permainan river tubingnya. Olahraga yang tergolong menantang ini bisa kita temukan di Ai Kele (Sungai Kele), Desa Marente, Kecamatan Alas.

Bagi yang hobi dengan olahraga menantang ini, sangat cocok sekali buat dicoba. Untuk mencoba river tubing di Ai Kele caranya bagamana ?. Kalian tenang saja, tim Sagara ( Saketok, Agal, Sebra ) yang mengelola olahraga ini siap membantu kalian. Tim Sagara adalah sekelompok pemuda Desa Marente yang memajukan destinasi wisata yang ada di Desa Marente, salah satunya river tubing ini.

Perjalanan dimulai dari Desa Marente. Menggunakan mobil pick up khusus yang digunakan untuk mengangkut peralatan river tubing dan kita yang akan mencoba olahraga menantang ini. Melewati jalan berbatu dan bertanah dan dikiri-kanan jalan terbentang luas perbukitan dan Hutan Marente. Sungguh alami dan masih terjaga. Udara sejuk, sinar matahari  dan kicauan burung di pagi hari menyambut kita di perjalanan.

Butuh 15 menit dari Desa Marente, tibalah kita di lokasi yang menjadi awal pertualangan mengarungi derasnya Sungai Kele. Sebelum memulai kegiatan, kita akan dipandu oleh ketua tim melakukan doa bersama dan menjelaskan hal-hal penting yang harus diperhatikan selama river tubing.

Hal-hal kecil harus diperhatikan, jangan sampai melanggar aturan yang sudah diberlakukan. Mulai dari helm, life jaket, ban dan pakaian yang kita kenakan harus diperhatikan. Saran, pakailah pakaian renang atau nyaman di badan dan jangan lupa sarapan terlebih dahulu biar tidak masuk angin.

Air sungai yang dingin dan bebatuan berukuran besar menyambut kita dan mengucapkan Welcome to Ai Kele !. Jalur yang harus ditempuh sepanjang 1,5 – 2 kilometer. Cukup panjang dan pasti seru. Bentuk geografis sungai ini banyak bebatuan dan airnya cukup deras. Ban yang membawa kita segera berjalan mengikuti arus sungai. Arus sungai yang deras menambah suasana menjadi menantang dan seru.

Tantangnya kita harus bisa menyeimbangkan badan dan ban, setelah itu mengikuti arus sungai dan bersiap-siap melewati aliran sungai yang memiliki arus yang sangat deras. Serunya disini kita harus melewati setiap bebatuan yang menghalangi. Cukup sulit rasanya bila kita terlepas dari ban karena tersangkut batu.

Kurang lebih satu kilometer mengarungi derasnya sungai bebatuan, kita bisa istirahat sejenak untuk mengembalikan tenaga yang terbuang. Banyak hal yang bisa kita lakukan saat istirahat, foto bareng dan loncat dari atas batu besar. Kebetulan disini, ada bagian sungai berbentuk kolam alami yang memiliki kedalama 4 meter, jadi aman buat kita loncat dari atas batu.

Setelah beristirahat sejenak, kita melanjutkan perjalanan lagi menuju garis finish. Masih menyisakan satu kilometer dan tantangan selanjutkan lebih gila lagi. Kita harus melewati beberapa air terjun mini yang airnya cukup deras. Keceriaan ditambah sedikit ketegangan karena melihat medan yang dilalui cukup menguras tenaga dan fisik pastinya. Jangan khawatir, tim Sagara selalu mendampingi kita selama beriver tubing. Salah satu ciptaan Allah SWT yaitu Alam Marente, Sungai Kele yang sangat mempesona dan membuat setiap orang kesini jatuh cinta.

Ada yang ingin mencoba river tubing mengarungi Ai Kele, Desa Marente ?. Ditunggu ceritanya.

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Back to top button