Peluncuran Desa Wisata dan E-Ticketing

by LazwardyGenpi

Mataram – gencarnya promosi pariwisata dari tahun ke tahun membuat beragam lini sektor kepariwisataan di Nusa tenggara barat semakin ramai bermunculan. Beragam atraksi budaya, ketrampilan dan tawaran perjalanan pun semakin baik dari waktu ke waktu.

Kesadaran masyarakat tentang dunia pariwisata pun tampak semakin baik, terutama di era digitalisasi saat ini. Terbukti dengan adanya “launching Desa Wisata dan e-tiketing”, kerjasama antara pemerintah dengan Goers. Kamis (25/7) bertempat di Ballroom Selaparang, Hotel Lombok Raya, Kota Mataram

Acara launching ini di hadiri Dr.Hj. Sitti Rohmi Djalilah  selaku Wakil Gubernur Nusa Tenggara Barat, Menteri Desa,Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi bapak Eko Putro Sandjojo, Duta Besar Malaysia dan segenap perwakilan Desa wisata.

Tak hanya itu saja, acara yang berlangsung sejak pukul 20.00 WITA ini juga menampilkan peragaan busana dengan  kain khas Lombok, tari-tarian dan lagu khas Provinsi Nusa Tenggara Barat.

Dalam sambutannya ibu Rohmi menyampaikan mengapresiasi dan bangga kepada para kepala desa  beserta Pokdarwis yang telah bekerja keras membangun desa mereka menjadi desa wisata. Beliau juga menyampaikan bahwa “Desa Wisata” menjadi salah satu program utama pemerintah selain revitalisasi posyandu. “Membangun dari hulu ke hilir dimulai dari desa”, ungkap beliau.

Pak Menteri juga sangat mengapresiasi munculnya launching desa wisata yang ada di Provinsi Nusa Tenggara Barat. Beliau juga berharap desa wisata yang ada di Provinsi Nusa Tenggara Barat mampu bersaing dengan desa wisata lainnya yang tersebar di Indonesia.


                                                                                           Tampilan Aplikasi GOERS

Pada kesempatan ini, Goers juga mengajak para pelaku Desa Wisata untuk mulai mengaktivasi e-ticketing sebagai bentuk alternatif layanan pariwisata di era digital saat ini. Hal ini dipercaya mampu mempermudah masyarakat dalam mengakses segala informasi kepariwisataan, seperti info grafis, tiketing dan promosi secara luas. Dan nantinya sistem E-Ticketing ini bisa diunduh di play store gadget kalian masing-masing.

Aplikasi Goers sudah berjalan di 25 kota besar di Indonesia. Di Lombok sudah ada Desa Ende sebagai Pilot Project atau percontohan.

Wisnu Rahman selaku perwakilan pemuda dari Desa Ende menyampaikan bahwa kehadiran Goers mampu merubah pola pikir para pemuda dengan dunia teknologi. “Pada awalnya pendataan masih menggunakan buku tamu manual yang mudah rusak dan hilang, namun kini dengan teknologi Goers semua data menjadi lebih rapi dan mudah”.

“Semoga desa wisata lainnya dapat lebih terbuka dengan kecanggihan teknologi yang bisa mempermudah usaha kita”, tutupnya.

You may also like

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.