Berita

40 Institusi Ramaikan Seminar Nasional Ikom Unram 2019

Untuk kali pertama, Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Mataram (Ikom Unram) mengadakan Seminar Nasional Komunikasi (Semnaskom). Seminar bertemakan ‘Komunikasi Digital Menuju Masyarakat Mandiri’, diikuti 100 lebih peserta. Peserta ini perwakilan dari 40 institusi, baik dari akademisi, lembaga serta komunitas.

Peserta datang dari ujung barat, sampai ujung timur Indonesia. Dari Aceh, Medan dan Bengkulu di pulau Sumatera. Kota-kota besar di pulau Jawa, juga pulau Madura. Sampai peserta dari Buton, Sulawesi Tenggara.

Semnaskom Narsum Utama dan Panitia Foto Bersama
Semnaskom Narsum Utama dan Panitia Foto Bersama

Di Semnaskom 2019, peserta mengirimkan paper-paper yang terbagi dalam 5 sub tema. Tema-tema ini, yaitu Ekonomi Kreatif dan Pemberdayaan, Penguatan komunitas dan penanggulangan bencana, Zero Waste Campaign, Pariwisata Berkelanjutan serta Media Baru dan Multikulturalisme. Semua paper dengan masing-masing sub tema di atas, dibagikan dalam sesi paralel, yang juga berlangsung di Hotel Golden Palace.

Semnaskom Ikom Unram dilaksanakan selama dua hari. Pertama pada Kamis, 17 Otober, dengan rangkaian utama seminar dari narasumber (narsum) utama dan sesi-sesi sharing paper. Dilanjutkan trip wisata ke destinasi-destinasi terbaik Lombok di hari kedua, yaitu Jumat, 18 Oktober 2019.

Pembukaan Semnaskom dimulai tepat pukul 8 pagi, diawali dengan hiburan kesenian tradisional Lombok. Tari ‘Bisok Menik’ atau dalam Bahasa Indonesia – Mencuci Beras, merupakan satu tarian tradisional dari kabupaten Lombok Utara.

Berikutnya, beberapa sambutan. Diawal, sambutan dari Ketua Program Studi (Prodi) Ilmu Komunikasi Unram, DR Ir Agus Purbathin Hadi. Sambutan kedua disampaikan Ketua Panitia, Siti Chotijah S.IP M.A., menyampaikan apresiasi atas kedatangan peserta dan para tamu undangan. Sambutan berikutnya, sekaligus membuka resmi rangkaian acara Semnaskom Unram 2019, disampaikan Rektor Unram, Prof. Dr. Lalu Husni SH M.Hum.

Usai seremoni pembukaan, dua sesi plennary bersama dua narsum utama dimulai. Rahmawati Husein, MCP, PhD, secara umum menyampaikan pentingnya ilmu komunikasi kebencanaan Dimana dari beberapa aspek, NTB dan Lombok khususnya, telah tercatat memiliki 10 jenis bencana alam yang kerap terjadi.

Tari Bisok Menik di Hiburan Pembukaan Semnaskom 2019

Sesi pembicara utama kedua, disampaikan Dr. Dwi Purnomo, STP, MT. Peneliti yang juga pegiat aktif Socio Enterpreneurship ini membagikan pengalaman pribadinya. Sebagian yang menarik, kisah dari kelompok-kelompok usaha kreatif, yang melibatkan komunikasi digital yang berujung pada kesuksesan.

Di hari kedua, beragam destinasi main stream Lombok dipilih peserta sebagai destinasi trip mereka. Diantaranya, Gili Trawangan di Lombok Utara, dan Desa Tradisional Ende di Lombok Tengah. Empat peserta dari Malang , misalnya, menyebutkan telah lebih dulu mendatangi Pantai Semeti. Salah satu destinasi pantai menarik dengan pemandangan unik dari bebatuan karang.

Dua hari Semnaskom Ikom Unram 2019, menjadi satu bentuk dukungan akademis, menggairahkan kembali dunia pariwisata Lombok. Bahwa komunikasi selalu menjadi sisi wajib di banyak hal. Baik dalam kebencanaan, branding serta pemasaran, dan tentu juga pariwisata.

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Back to top button