Dispar Lombok Timur Gelar Tiga Hari Pelatihan Digitalisasi Branding Pariwisata

by bunsal

Lombok Timur, NTB. Dinas Pariwisata Lombok Timur (Lotim) menyelenggarakan Pelatihan Digitalisasi Branding Pariwisata. Acara berlangsung selama tiga hari, 18 sampai 20 Oktober 2020. Peserta pelatihan berasal dari para anggota pokdarwis, Terune dan Dedare Lotim, relawan serta influencer yang berasal dari 21 kecamatan di Lotim.

Tiga hari pelatihan, masing-masingnya berlangsung sehari penuh. Peserta akan mendapatkan materi-materi pelatihan yang dimulai dari sekitar pukul 9 pagi dan berakhir pukul 10 malam. Hotel Erina di pusat kota Selong, menjadi venue acara pelatihan dan juga lokasi sama tempat menginapnya peserta pelatihan.

Simbolis pengalungan ID Card peserta pelatihan Digitalisasi Branding Pariwisata

Widayat, S.Pd M.Pd., Sekdispas Lotim membuka pelatihan dan sekaligus menjadi pemateri pertama, Hypnoselling. Ketua Panitia, Hairurrazak Hanafie, Kabid PSDPE (pengembangan sumber daya pariwisata dan ekraf) menyebutkan tema umum pelatihan menyesuaikan dengan kebutuhan di era digital saat ini.

“Era digital sekarang, strategi pemasaran telah menyasar para generasi millenials, X dan Z. Sehingga, yang dibutuhkan para pelaku pariwisata adalah jenis pemasaran yang dipahami para generasi ini. Yakni, pemasaran digital, ” demikian ditegaskan Widayat, melanjutkan penjelasan dari ketua panitia.

Nopi Harianti, salah seorang peserta pelatihan, yang juga salah satu Finalis Teruna Dedare Lotim. Nopi adalah juga mahasiswa semester 5 di Fakultas Fisip Universitas Udayana, Bali. Seorang peserta lainnya, Fandini, sekaligus juga pramuwisata dari desa Kembang Kerang, Lotim. Fandini juga mahasiswa semester 7 di Poltekpar Lombok.

Nopi dan Fandini, dua orang generasi Z yang bisa berkontribusi aktif menjadi pelaku pariwisata. Mereka menjadi ejawantah dari hexahelix kepariwisataan, yaitu unsur akademis sekaligus beraktifitas aktif sebagai pramuwisata atau pendukung aktif event-event pariwisa (keluarga besar Terune Dedare Lotim).

Peserta Pelatihan Digitalisasi Branding Pariwisata Lotim

Materi-materi narsum di tiga hari pelatihan, menghadirkan banyak praktisi digitalisasi branding, khususnya di dunia kepariwisataan. Generasi Pesona Indonesia Lombok Sumbawa (GenPI LS) menjadi salah satu narsum, dengan modul ‘Asyiknya Volunteering Pariwisata bareng GenPI LS’. Hadir pula Askar Dg. Kamis dengan materi ‘Optimasi Platform Digital dalam Branding Pariwisata’. Praktisi lainnya, Dedi Soehardi S.S. CEO Bije Jari, Dany Arya CEO Pena Lombok, Rudi’s Sembalun Founder 7 Summit Sembalun.

You may also like

Leave a Comment