Lombok Travel Mart 8 Akan Segera Hadir dengan Tema Infinite Mandalika

by Jackysan

GENPILOMBOKSUMBAWA.com, Mataram – Lombok Travel Mart adalah event tahunan yang diselenggrakan DPD ASPPI NTB. Sejak pertama kali diselenggarakan tahun 2014 yang lalu, Lombok Travel Mart sudah dipercaya oleh lebih dari 1179 buyer domestik juga mancanegara. Pada tanggal 21 – 23 Juni 2022 mendatang, Lombok Travel Mart ke-8 akan kembali diselenggarakan dengan tema “Infinite Mandalika“, yang diartikan sebagai konsep wisata berkelanjutan (sustain) yang tidak terbatas (infinite). Lombok Travel Mart 8 kali ini juga digagas sebagai Side Event MXGP yang akan digelar di Samota Sumbawa pada tanggal 24-26 Juni 2022 mendatang.

Tema Infinite Mandalika yang bermakna wisata yang berkelanjutan dan tak terbatas diusung dengan tujuan untuk mempromosikan potensi alam, budaya, atraksi sosial, hingga kearifan lokal desa wisata yang diyakini menjadi pilar konsep pariwisata berkelanjutan. Oleh pengurus dan juga panitia, Event Lombok Travel Mart 8 kali ini dikemas dalam tiga hari rangkaian acara yang menarik, beberap diantaranya adalah mengunjungi sirkuit Mandalika, mengunjungi desa wisata mandiri yang ada di Lombok Tengah dan Lombok Barat, juga rangkaian city tour bertema Heritage Tour dengan menggunakan Jeep Willys berkeliling kota Mataram.

Event Lombok Travel Mart atau yang populer disebut LTM kali ini diharapkan untuk memberikan kesempatan kepada para peserta untuk melihat keindahan daerah Mandalika dari dekat, termasuk melihat secara langsung Sirkuit MotoGP beserta fasilitas-fasilitas pendukung yang ada di dalamnya. Dengan menargetkan 150 Buyer domestik dan juga Mancanegara, serta 50 seller terbaik di Lombok Sumbawa, event tahunan yang sempat vakum selama 1 tahun karena pandemi ini diharapkan  mampu meningkatkan pemulihan pariwisata Lombok Sumbawa secara signifikan setelah hampir tiga tahun mati suri dikarenakan pandemi Covid-19.

Selain itu, event kebanggaan ASPPI ini juga diharapkan sebagai ajang silaturrahmi dan membangun jaringan, memperluas relasi antar pelaku pariwisata, antar buyer dengan seller, atau dengan pelaku pariwisata secara umum. Selain itu, transaksi dan kontrak kerja langsung antara kedua belah pihak diharapkan bisa terjadi di dalam moment table-top, yang memfasilitasi pertemuan dan perkenalan 150 buyer (domestik dan internasional) yang terdiri dari pemilik dan pekerja di travel agensi tersebut dengan 50 seller yang merupakan penjual paket tour, hotel dan villa, restaurant dan juga destinasi yang ada di Lombok dan Sumbawa.

Event bergengsi yang juga didukung oleh Kemenparekraf RI bidang Pemasaran Regional 1 ini menargetkan forecast revenue bisnis dan perkiraan transaksi sebesar 50 miliar/tahun. Dengan menerapkan prokes standar Kemenparekraf, diharapkan LTM 8 memicu semangat kebangkitan pariwisata Lombok Sumbawa khususnya dan pariwisata Indonesia umumnya. Selain itu, giat pelaku pariwisata yang tergabung dalam Asosiasi Pelaku Pariwisata Indonesia (ASPPI) regional NTB ini juga didukung penuh oleh Pemprov NTB selaku tuan rumah, Pemda Kabupaten Lombok Tengah, Pemda Kabupaten Lombok Barat, ITDC/MGPA sebagai tujuan kunjungan, desa wisata Bilebante di Lombok Tengah dan juga desa Wisata Kebon Ayu di Gerung.  (jq)

You may also like

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.