Pulau Lombok

Merasakan Sensasi Berkuda di Tanjung Bias

Bisa dibilang ini suatu hal baru yang ada di Pulau Lombok. Siapa yang belum mengenal tempat kuliner bernama Tanjung Bias ?. Yang belum kenal, yuuk kenalan. “Tak kenal maka tak sayang “, Asyiik.

Saat pertama kali dibuka, Tanjung Bias belum banyak yang mengetahui. Tanjung Bias merupakan sebuah pantai instagramable yang sedang ngehits di Lombok Barat. Pantai ini terletak di Desa Senteluk, Kecamatan Batulayar, Kabupaten Lombok Barat.  Dengar kabar, Tanjung Bias akan dijadikan desa wisata kedepan. Semoga saja secepatnya.

Dalam tahap pengembangannya sudah banyak fasilitas yang ada disini. Seperti café, warung makan, mushola, toilet. Soal panorama pantainya, Tanjung Bias memiliki pantai yang bersih dan salah satu melihat sunset terbaik di Pulau Lombok.

Gak hanya memperlihatkan keindahan alamnya saja, Tanjung Bias juga memanjakan kita dengan aneka kuliner yang menggoyang lidah. Tanjung Bias berada di perkampungan nelayan, maka olahan ikan dan aneka seafood lainnya menjadi menu favorit disini. Siapa yang gak doyan makan ikan bakar, ikan goring, cumi saus tiram, ikah kuah kuning dan lainnya. Belum lagi sebagai pelengkapnya ada menu Khas Sasak seperti pelecing kangkung, beberok, sambel terong da nada juga sate bulayak yang menjadi favorit kebanyakan pengunjung disini.

Selain makanan berat, hadir juga aneka cemilan yang buat ketagihan. Jagung bakar, pisang goring, kentang goreng dan aneka gorengan lainnya. Ayo, pesan yang banyak sambil ngonkrong / kumpul bareng keluarga, sahabat dan kekasih !

Yang paling saya suka dengan tempat ini yaitu kebersihannya. Meskipun kampong nelayan, terlihat sepanjang garis pantainya gak ditemukan sampah plastik dan sampah lainnya. Dari informasinya, pemerindah desa Senteluk berusaha terus membangun Tanjung Bias menjadi desa wisata yang jauh dari kata kumuh.

Apalagi di sepanjang pantai, terdapat beberapa tempat duduk warna-warni yang disebut bean bag. Tempat duduk jaman anak-anak milenials. Apalagi warung makan dan cafenya unik-unik. Pokoknya dibuat betah berada disini.

Keunikan dari Tanjung Bias lainnya, kita bisa naik kuda lhoo disini. Beneran ?. Ya bener, masak mau naik kuda boongan seperti odong-odong. Warga desa mengeluarkan kuda-kuda terbaik mereka untuk dinaiki oleh para pengunjung. Mirip seperti menunggang kuda di Bromo, Probolinggo atau di Pantai Parangritis, Jogya.

Sewa kuda disini terbilang lumayan murah. Untuk anak kecil dikenakan biaya 20 ribu saja untuk sekali naik. Sedangkan untuk orang dewasa hanya membayar 35 ribu saja sudah puas menyusuri pantai Tanjung Bias. Ukuran kudanya gak terlalu besar, tapi sehat-sehat semua. Jadi, gak perlu khawatir bagi kalian yang berminat naik di atas punggung kudanya.

Duduk di atas punggung kuda sambil menikmati pantai Tanjung Bias, melihat sunset dengan angina laut yang sepoi-sepoi. Disini kita gak sendirian lhoo, ada pawing kudanya yang menemani kita. Biar kudanya gak grogi kenalan sama kita. Kalau grogi dan lari kencang, gimana ?.

Yuuk naik kuda di Tanjung Bias !. Dijamin seru dan punya cerita baru yang bisa dishare ke teman-teman.

Penulis : Lazwardy Perdana Putra

 

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Back to top button