EventHeadline

Family Camp GenPI Lombok Sumbawa Ke Desa Wisata Sugian

Desa Wisata Sugian, Lombok. Sabtu dan Minggu, 29 sampai 30 Mei 2021, GenPI Lombok Sumbawa (LS) mengadakan Family Camp Goes To Desa Wisata Sugian. Desa wisata ini berada di kecamatan Sambelia, kabupaten Lombok Timur. Family Camp dua hari semalam ini, didukung Badan Promosi Pariwisata Daerah Lombok Timur (BPPD Lotim) dan Shelter Adventure.

Family Camp GenPI LS berlangsung di area Makam Keramat Desa Wisata Sugian. Tenda-tenda peserta sendiri didirikan di pinggir pantai, dengan pemandangan langsung ke dua gili mangrove. Yakni Gili Sulat dan Gili Lawang. Lokasi makam wali berada dekat satu danau payau. Di danau inilah dibangun setapak kayu. Spot ini berlatar pemandangan leren timur Gunung Rinjani, serta bakau-bakau (mangrove) yang tumbuh subur.

Danau payau di Makam Keramat Desa Wisata Sugian, lokasi Family Camp GenPI
Danau payau di Makam Keramat Desa Wisata Sugian, lokasi Family Camp GenPI

Ketua pelaksana event, Toni Tastura, bersama dengan Kepala Desa Sugian Lalu Mustiadi serta Ahamd Roji SE (Ketua BPPD Lotim), berdiskusi ringan sembari berkeliling di setapak kayu. Spot-spot instagrammable yang membuat destinasi ini cocok sebagai salah satu spot wisata religi.

BACA LAGI: Blogger Camp GenPI Lombok Sumbawa

Potensi Wisata Religi Desa Wisata Sugian

Di samping camp area dan spot setapak kayu di danau payau, Makam Keramat Sugian juga dilengkapi beberapa Berugak, toilet dan ayunan. Sebagian fasilitas umum yang bisa membuat pengunjung betah habiskan waktu lebih lama. Untuk yang bermalam, ada pula aktivitas menarik lainnya. Salah satu yang favorit, diving, snorkeling, atau eksplor kawasan mangrove di Gili Sulat dan Gili Lawang. Momen menunggu senja atau sunrise pun terbilang istimewa.

Ketua BPPD Lotim, Kades Sugian dan PIC Family Camp berdiskusi di setapak danau payau
Ketua BPPD Lotim, Kades Sugian dan PIC Family Camp berdiskusi di setapak danau payau

Senja di Desa Wisata Sugian, berlatar siluet barisan pegunungan di sisi timur Gunung Rinjani. Untuk sunrise atau bulan purnama, giliran, dua siluet gili mangrove menjadi satu frame unik. Sisi khas yang membuat kenangan berlibur di sini jadi lebih spesial.

Kolaborasi dan Sinergi Optimalkan Wisata Sugian

Ahmad Roji SE, Ketua BPPD Lotim, menyatakan dukungan penuh atas kolaborasi dan sinergi dari terselenggaranya event ini. Bahwa potensi wisata di Lombok Timur dan Lombok umumnya, serta khususnya Desa Wisata Sugian, sudah sepantasnya dipromosikan melalui berbagai cara. Salah satunya, seperti Family Camp GenPI LS ini.

Ceria dan amannya anak-anak ikut snorkeling di Desa Wisata Sugian
Ceria dan amannya anak-anak ikut snorkeling di Desa Wisata Sugian

Lalu Mustiadi, Kades Sugian, juga mengungkapkan kesiapan bersinergi. “Desa Sugian dengan 2500 KK dan 9 dusun, siap berkolaborasi dan bersinergi untuk mengoptimalkan potensi wisata di desa kami ini. Saat ini, pokdarwis, Kelompok Wanita Tani (KWT) misalnya, siap bekerja bersama sesuai bidang mereka masing-masing.”

BACA LAGI: GenPI Lombok Sumbawa di Volunteer Camp Lintas Komunitas

Keindahan alam, kuliner, adat istiadat dan sejarah desa, menjadi potensi yang siap dikembangkan di Desa Wisata Sugian. Taman-taman bawah laut bisa dinikmati melalui diving dan snorkeling, juga menyaksikan dari atas sampan. Kuliner khas mangrove, juga kekayaan alam lainnya, dikemas menjadi beberapa jenis oleh-oleh. Berikutnya, menikmati  pesona keindahan alam dari dua gili mangrove, serta pemandangan alam dari sisi timur lereng pegunungan Rinjani. Varian wisata yang bisa dinikmati di desa wisata ini.

Penulis: Muslifa Aseani (Humas GenPI Lombok Sumbawa)

Genpi LS

Generasi Pesona Indonesia (Genpi) adalah komunitas volunteer yang dibentuk oleh Kementerian Pariwisata RI. GenPI lahir berawal dari relawan pariwisata Wonderful Lombok Sumbawa yang termotivasi untuk meningkatkan peran digital dalam promosi pariwisata melalui media sosial. Read more...

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Back to top button