Genpi Lombok Sumbawa Ikut Ngobrol Kreatif Pariwisata NTB

by Emen Ardiansyah

Genpilomboksumbawa.com, Mandalika – Sebagai rangkaian dari kegiatan kick off  Festival Pesona  Bau Nyale 2018 yang berlangsung di Pantai Kuta, Mandalika, Lombok Tengah pada selasa (20/02), Dinas Pariwisata NTB turut mengadakan kegaitan Ngobrol Kreatif terkait pariwisata NTB.

Kegiatan ngobrol kreatif ini mengangkat tema ‘Berbicara Tentang Dunia Digital Di Era Milenials’. Dalam kegiatan ini dihadirkan empat orang narasumber yang kemudian menyampaikan materi sesuai dengan bidangnya masing-masing. Narasumber-narasumber teersebut terdiri Akademisi, Industri Kreatif, Komunitas Pariwisata atau Generasi Pesona Indonesia serta pengelola Desa Adat / Desa Wisata Setanggor.

Narasumber pertama selaku perwakilan akademisi, menceritakan terkait sejarah awal lahirnya nama ‘Lombok’ serta bagaimana perkembangannya. Selanjutnya narasumber kedua, yang merupakan seorang musisi, atau saat ini bergerak dalam bidang industry kreatif. Memaparkan bagaimana saat ini telah hadir begitu banyak bakat dari anak-anak muda di Lombok, yang kemudian perlu untuk diberikan ruang atau wadah untuk mengekplorasi hobinya.

Generasi Pesona Indonesia (Genpi) Lombok Sumbawa yang diwakili oleh Kordinator Bidang Organisasi, memanfaatkan momentum ini untuk memperkenalkan lebih luar terkait genpi. Dalam pemaparannya, dijelaskan bagaimana asal mula genpi ini terbentuk, serta megapa genpi menjadi penting bagi pariwisata Indonesia. Tidak hanya itu, dalam kesempatan inipun perwakilan genpi turut menjelaskan bagaimana peran genpi dalam event Festival Pesona Bau Nyale 2018.

Tidak cukup hanya memperkenalkan genpi secara organisasi, dalam kesempatan yang sama juga turut dipromosikan terkait kegiatan offline  dari Genpi Lombok Sumbawa yaitu Destinasi Digital yang menjadi kebanggaan Menteri Pariwisata yang dikenal dengan nama ‘Pasar Pancingan’.

Setelah pemaparan dari genpi, selanjutnya dilanjutkan dengan pemaparan terkait eksistensi desa wisata setanggor yang selama tahun 2017 lalu berhasil mendapatkan kunjungan lebih dari 1000 wisatawan tidak hanya domestik bahkan hingga 37 negara lainnya di dunia.

Setelah pemaparan dari keempat narasumber, kemudian dilanjutkan dengan diskusi atau Tanya jawab sebelum kemudian kegiatan ditutup dengan berfoto bersama para tamu undangan.

You may also like

Leave a Comment