Wow! Menteri Pariwisata Akui Pasar GenPI Keren, Beken dan Paten

by Emen Ardiansyah

Genpilomboksumbawa.com, Nusa Dua, Bali – Kementerian Pariwisata (Kemenpar) mengawali triwulan pertama tahun 2018 dengan menggelar Rapat Kordinasi Nasional (Rakornas). Berlokasi di Bali Nusa Dua Convention Center (BNDCC), kegiatan Rakornas Pariwisata I di tahun 2018 ini direncanakan akan berlangsung selama dua hari. 22 – 23 Maret 2018.

Rakornas pariwisata pertama tahun ini mengangkat tema Digital Destination And Nomadic Tourism. Digital Destination telah menjadi buah bibir ketika Kemenpar menyelenggarakan Rakornas Pariwisata IV yang berlangsung di Kota Kasablanca, Jakarta. Sedangkan Nomadic Tourism mulai ramai dibicarakan semenjak Menteri Pariwisata Arief Yahya membahasnya dalam CEO Message ke 42 beberapa waktu lalu.

Digital Destination atau Destinasi Digital yang sepenuhnya diaktivasi oleh Generasi Pesona Indonesia (GenPI), hingga pelaksanaan Rakornas Pariwisata I dikabarkan telah beroperasi sebanyak 11 Destinasi Digital berbentuk pasar. Dan hingga akhir tahun 2018 ditagetkan akan hadir hingga 100 destinasi digital di 34 provinsi di Indonesia.

Dalam sambutannya, Bapak Arief Yahya mengaku sangat optimis dengan keberadaan destinasi digital ini. Beliau mengungkapkan bahwa GenPI telah berada pada track yang benar. Yang sesuai dengan keinginan pasar saat ini.

“GenPI tidak perlu khawatir, karena apa yang dilakukan ini sudah pada track yang sesuai dengan keinginan pasar saat ini”, ungkap Pak Arief Yahya.

Tidak hanya itu, rasa optimis Menteri Pariwisata terhadap pengembangan destinasi digital di Indonesia pun terlihat dari presentasi beliau yang bersemangat. Pak Arief Yahya juga turut mempresentasikan manfaat langsung dan tidak langsung dari adanya destinasi digital ini, sehingga beliau percaya bahwa 100 destinasi digital di 34 provinsi bukanlah suatu hal yang tidak mungkin untuk terjadi.

“Melihat direct dan non-direct impact dari keberadaan destinasi digital ini, maka bukanlah hal yang tidak mungkin bahwa akan hadir hingga 100 destinasi digital di tahun 2018 ini.”

Pak Menteri juga memberikan istilah baru bagi destinasi digital genpi, beliau mengungkapkan sempat bingung untuk mencari istilah yang tepat. Dan akhirnya kata Keren, Beken dan Paten sangat mewakili keadaan destinasi digital genpi.

“Saya sempat bingung memikirkan istilah yang tepat bagi destinasi digital ini.  kira-kira kata Keren, Beken dan Paten sangat mewakili keadaan dari destinasi digital genpi“, sambung Pak Menteri.

You may also like

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.